Menguatkan Kembali Daya Saing Pariwisata Halal Indonesia

Highlight

  • Penurunan peringkat Indonesia dalam GMTI 2025 dari posisi pertama jadi kelima mencerminkanpelemahan daya saing pariwisata halal nasional akibat kendornya tata kelola danenablingenvironment, sebagaimana tercermin dalam TTDI 2024, khususnya pada kesiapan ICT, kualitasSDM, serta keterbukaan dan prioritisasi kebijakan pariwisata.
  • Meski skor GMTI global menurun, IMTI menunjukkan peningkatan di sebagian besar provinsi. Namunprovinsi-provinsi di luar Jawa seperti Kalimantan Selatan, Kepulauan Riau, NusaTenggaraBarat, dan Riau masih mengalami penurunan kinerja, mengindikasikan ketimpanganpengembangan destinasi halal yang berpotensi menahan pemulihan daya saing nasional.
  • Pemulihan kunjungan wisatawan Muslim pascapandemi belum optimal. Pertumbuhanlebihbanyak didorong oleh wisatawan non-OKI, sementara kontribusi negara OKI masihtertinggal dibandingkan periode pra-pandemi.
  • Pemulihan daya saing pariwisata halal Indonesia memerlukan pemerataan pengembanganregional di luar Jawa, perluasan kemudahan visa bagi negara OKI prioritas, penguatan konektivitas dan promosi destinasi halal, serta peningkatan kualitas lingkungan, keamanan, dan layanan wisata ramahMuslimmelalui penguatan tata kelola dan integrasi kebijakan lintas sektor.

Hari & Tanggal

Time

Live

Share

Author

Rochmatulloh Alaika
Muhammad Syakhsan Haq

Publikasi Terkait