Tantangan dan Peluang Industri Petrokimia di Indonesia

Tauhid Ahmad, Andry Satrio Nugroho, Ahmad Heri Firdaus | 02/01/2018 | Halaman telah dikunjungi 135 kali


Industri petrokimia merupakan industri padat modal yang mampu menghasilkan bahan baku kimia dasar (base chemicals) berjenis seperti olefins, aromatics dan polymers yang dihasilkan dari sumber daya minyak dan gas (migas). Bahan kimia ini akan menjadi bahan baku bagi produk hilir yang dikonsumsi oleh industri lainnya seperti plastik, farmasi dan tekstil. Peran industri ini penting bagi perekonomian nasional mengingat industri kimia bersama industri farmasi dan obat tradisional menempati posisi ke empat sebagai kontributor terbesar terhadap industri pengolahan non-migas sebesar 9.72 persen. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sendiri menargetkan bahwa pertumbuhan industri pengolahan non-migas sebesar 5.67 persen dari PDB atau sebesar Rp 345,4 triliun akan ditopang oleh Industri Kimia, Tekstil dan Aneka (IKTA) yang sebesar Rp 111,7 triliun atau lebih dari sepertiganya.


Unduh Berkas