Menuju Ekonomi Digital yang Inklusif: Perspektif Gender, Regional dan Sektoral

INDEF dan Lab Data Persada | 13/08/2019 | Halaman telah dikunjungi 1313 kali


google15aug

 

Unduh Gambaran Laporan (.pdf) 

  • Total kontribusi ekonomi digital terhadap PDB Indonesia pada tahun 2018 sebesar Rp 814 triliun (US$ 56,4 miliar) atau 5,5% dari PDB serta menambah 5,7 juta lapangan kerja baru atau 4,5% dari total tenaga kerja.
  • Nilai tambah yang dihasilkan dari ekonomi digital kepada sektor manufaktur mencapai lebih dari Rp 100 triliun (US$ 7.1 miliar) atau 25.4% dari total PDB Indonesia pada tahun 2018.
  • Studi kami menemukan bahwa 25.9% barang yang ditransaksikan melalui internet diproduksi secara lokal.
  • Sektor manufaktur dan teknologi informasi memiliki dampak besar dengan digitalisasi, namun sektor lain juga terpengaruh dalam skala lebih kecil, seperti pertanian.
  • Akses internet oleh 20% penduduk termiskin meningkat sebesar enam kali lipat dari 3% hingga 18% atau 9,3 juta penduduk di 2018.
  • Sebagian besar masyarakat Indonesia menggunakan internet untuk aplikasi pengiriman pesan singkat (92.97%).
  • Untuk menjaga agar ekonomi digital tetap berada pada jalur pertumbuhan inklusif, pembangunan infrastruktur lunak dan keras adalah kunci.
  • Studi kami memproyeksikan bahwa nilai ekonomi digital akan meningkat hampir dua kali lipat menjadi Rp 1,447 triliun (USD 1,02 miliar) atau 6.4% dari GDP pada tahun 2024.
  • Lingkungan regulasi untuk inovasi digital harus memungkinkan percepatan pertumbuhan ekonomi untuk seluruh orang dan memastikan bahwa kebutuhan bisnis di semua sektor terpenuhi

Publikasi Lainnya