{"id":289119,"date":"2026-09-17T17:02:20","date_gmt":"2026-09-17T10:02:20","guid":{"rendered":"https:\/\/indef.or.id\/?post_type=publikasi&#038;p=289119"},"modified":"2026-09-17T17:02:20","modified_gmt":"2026-09-17T10:02:20","slug":"monitoring-issue-of-fesd-september-2026","status":"publish","type":"publikasi","link":"https:\/\/indef.or.id\/en\/publikasi\/monitoring-issue-of-fesd-september-2026\/","title":{"rendered":"Monitoring Issue of Food, Energy and Sustainable Development \u2013 September 2026"},"content":{"rendered":"<p><strong>Menakar Risiko Fiskal di Balik Ambisi Transisi Energi dan Ketahanan Pangan Nasional<\/strong><\/p>\n<p><em>Sektor Energi<\/em><\/p>\n<ul>\n<li>Harga komoditas energi global naik tajam, dengan Brent USD91,08\/bbl (+34,19% YoY) dan gas Eropa USD21,11\/MMBtu (+89,33% YoY), dipicu risiko geopolitik AS-Iran dan ketegangan Timur Tengah.<\/li>\n<li>Alokasi subsidi energi terus membengkak, dari Rp125,3 T (2020) menjadi Rp272,9 T pada RAPBN 2027, dengan pola over\/under budgeting berulang yang mencerminkan lemahnya akurasi proyeksi.<\/li>\n<li>Beban kompensasi energi semester I\/2026 melonjak 70% (YoY) ke Rp116,9 T (tertinggi sejak 2022); ditambah subsidi energi, realisasinya mencapai Rp233 T atau 52,1% pagu APBN 2026.<\/li>\n<li>Distribusi subsidi Pertalite bersifat regresif: dua desil teratas (9 dan 10) menyerap 45,5% dari total subsidi, menegaskan urgensi reformasi skema penyaluran berbasis DTSEN.<\/li>\n<li>Beban pembelian listrik PLN naik 9,3% (YoY) menjadi Rp195,21 T, berisiko membengkak lebih jauh.<\/li>\n<li>Program PLTS 100 GWp baru mencapai 0,02% realisasi operasional beberapa hari pasca-peluncuran.<\/li>\n<li>Substitusi LPG ke CNG masih jauh dari siap: kapasitas CNG terdaftar baru 8,7% dari kebutuhan gas nasional (965 juta kaki kubik\/hari), dengan 3 dari 6 wilayah rencana induk belum memiliki fasilitas.<\/li>\n<\/ul>\n<p><em>Sektor Pangan<\/em><\/p>\n<ul>\n<li>Tekanan ketahanan pangan meningkat ditandai dengan kenaikan harga pangan global, terutama gula (+11,76% MoM), gandum (+42,80% YoY), dan beras (+23,14% YoY).<\/li>\n<li>Tekanan domestik menguat, dengan inflasi volatile food mencapai 4,06% pada Agustus 2026 didorong lonjakan cabai rawit (+45,68% YoY) dan daging ayam (+16,90% YoY).<\/li>\n<li>Perunggasan menghadapi persoalan struktural berupa surplus pasokan, lemahnya posisi tawar peternak, disparitas harga, dan disparitas distribusi sehingga perlu dilakukan pembenahan tata kelola rantai pasok.<\/li>\n<li>Risiko krisis pangan global semakin menguat melalui lima kanal, yaitu War, Weather, Warehousing, Water, dan Waste yang berpotensi mendorong inflasi pangan global hingga 5%.<\/li>\n<li>Ketergantungan bahan baku NPK impor menjadi titik kerentanan, terutama ketika konflik geopolitik mengganggu jalur perdagangan pupuk dan meningkatkan biaya produksi.<\/li>\n<li>Pascaswasembada beras, tantangan bergeser dari produksi ke penciptaan exportable surplus yang konsisten, bernilai tambah, dan memiliki pasar berkelanjutan.<\/li>\n<li>Kenaikan anggaran ketahanan pangan hingga Rp195,3 triliun pada 2027 perlu diarahkan pada efektivitas, bukan sekadar ekspansi, dengan fokus pada produktivitas, input, distribusi, pendapatan petani, dan stabilitas harga.<\/li>\n<\/ul>","protected":false},"author":35,"featured_media":289122,"template":"","pub_cat":[23],"topic":[343,201,342,278,176],"ppma_author":[67],"class_list":["post-289119","publikasi","type-publikasi","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","pub_cat-brief-and-update","topic-100gw","topic-beras","topic-dtsen","topic-geopolitik","topic-inflasi"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/publikasi\/289119","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/publikasi"}],"about":[{"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/publikasi"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/35"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/289122"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=289119"}],"wp:term":[{"taxonomy":"pub_cat","embeddable":true,"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/pub_cat?post=289119"},{"taxonomy":"topic","embeddable":true,"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/topic?post=289119"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=289119"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}