{"id":288408,"date":"2025-06-26T17:57:29","date_gmt":"2025-06-26T10:57:29","guid":{"rendered":"https:\/\/indef.or.id\/?post_type=publikasi&#038;p=288408"},"modified":"2025-06-26T17:57:29","modified_gmt":"2025-06-26T10:57:29","slug":"macfin-update-jun25","status":"publish","type":"publikasi","link":"https:\/\/indef.or.id\/en\/publikasi\/macfin-update-jun25\/","title":{"rendered":"Macroeconomics and Finance Brief Update \u2013 Juni 2025"},"content":{"rendered":"<p><strong>Ketahanan Di Tengah Turbulensi: Respons Kebijakan &amp; Prospek Ekonomi Indonesia Menghadapi Perlambatan Global<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Pertumbuhan ekonomi global diproyeksikan melambat ke 2,3% pada 2025, dipicu tekanan struktural, konflik geopolitik, dan pengetatan moneter. Negara maju tumbuh lemah (AS 1,4%, Euro dan Jepang 0,7%), sementara Indonesia tetap tangguh di 4,7%. Lonjakan WUI ke level tertinggi mencerminkan ketidakpastian sistemik. ASTiongkok alami ketegangan dagang, namun keduanya beradaptasi melalui diversifikasi dan transformasi industri.<\/li>\n<li>Pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat ke 4,87% (YoY) pada kuartal I 2025, terendah dalam tiga tahun terakhir, akibat pelemahan konsumsi (4,9%) dan investasi (2,1%). PMI manufaktur anjlok ke 46,7 pada April, sedikit membaik ke 47,4 di Mei namun masih kontraksi. Fitch menurunkan proyeksi pertumbuhan ke 4,9%. Pemerintah merespons dengan stimulus Rp24,44 triliun, termasuk diskon transportasi, bansos, BSU, dan insentif JKK.<\/li>\n<li>Bank Indonesia menurunkan suku bunga ke 5,5% pada Mei 2025 sebagai respons terhadap inflasi yang turun ke 1,6% dan perlambatan konsumsi. Rupiah menguat 1,87%, memberikan ruang pelonggaran moneter. Di Asia, dinamika moneter bervariasi, dengan sebagian negara tetap hati-hati. Inflasi domestik terkendali namun tekanan dari sektor jasa dan harga bergejolak meningkat. Sektor perbankan likuid, namun ekspansi kredit tetap selektif.<\/li>\n<li>Hingga April 2025, APBN mencatat surplus tipis Rp4,3 triliun (0,22% PDB) dengan pendapatan negara Rp516,1 triliun (17,2% target) dan belanja Rp806,2 triliun (22,3% target). Penerimaan pajak menjadi kontributor utama Rp322,6 triliun, meski masih tertekan perlambatan ekonomi dan gangguan sistem. Pemerintah menarik utang baru Rp304 triliun (39,2% target) dan menargetkan defisit APBN 2026 di kisaran 2,48\u20132,53% PDB. Program MBG 2025 mendapat alokasi awal Rp71 triliun dari total Rp450 triliun hingga 2029<\/li>\n<\/ul>","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"template":"","pub_cat":[23],"topic":[186,208,187],"ppma_author":[19],"class_list":["post-288408","publikasi","type-publikasi","status-publish","hentry","pub_cat-brief-and-update","topic-apbn","topic-pertumbuhan-ekonomi","topic-suku-bunga"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/publikasi\/288408","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/publikasi"}],"about":[{"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/publikasi"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=288408"}],"wp:term":[{"taxonomy":"pub_cat","embeddable":true,"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/pub_cat?post=288408"},{"taxonomy":"topic","embeddable":true,"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/topic?post=288408"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=288408"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}