{"id":288582,"date":"2025-09-02T15:54:04","date_gmt":"2025-09-02T08:54:04","guid":{"rendered":"https:\/\/indef.or.id\/?p=288582"},"modified":"2025-09-02T16:07:59","modified_gmt":"2025-09-02T09:07:59","slug":"pernyataan-sikap-core-indonesia-indef-the-prakarsa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indef.or.id\/en\/pernyataan-sikap-core-indonesia-indef-the-prakarsa\/","title":{"rendered":"Pernyataan Sikap (CORE Indonesia &#8211; INDEF &#8211; The Prakarsa)"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u201cIndonesia di Persimpangan: Ketimpangan, Reformasi Fiskal, dan Masa Depan Ekonomi\u201d<\/strong><\/p>\n<p>CORE Indonesia, INDEF dan The Prakarsa mendesak pemerintah bersama dengan DPR segera<br \/>\nmengatasi kondisi genting saat ini dengan poin-poin berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>Keadilan Fiskal dan Transparansi Anggaran<br \/>\n\u25cf Moratorium penambahan beban pajak masyarakat seperti PPN dan PBB di tengah kondisi daya beli yang melemah, khususnya di kalangan menengah-bawah.<br \/>\n\u25cf Segera terapkan pajak kekayaan kepada kelompok super kaya sebagai bentuk redistribusi dan penurunan ketimpangan sosial ekonomi<br \/>\n\u25cf Revisi kebijakan pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) yang memicu lonjakan pajak dan retribusi daerah<br \/>\n\u25cf Terapkan participatory budgeting dengan melibatkan masyarakat, termasuk kelompok rentan dalam proses perencanaan anggaran.<\/li>\n<li>Rebalancing Prioritas Belanja Negara<br \/>\n\u25cf Realokasi anggaran belanja tidak produktif (termasuk penambahan insentif bagi pejabat pemerintah, anggota DPR dan belanja militer) menuju penguatan sektor riil dan penciptaan lapangan kerja.<br \/>\n\u25cf Evaluasi kenaikan anggaran pertahanan 35% (Rp335,2 triliun) untuk diprioritaskan pada pendidikan, kesehatan, dan riset. Adapun pemenuhan amanat konstitusi 20% anggaran pendidikan perlu disertai prioritas pada peningkatan kualitas pendidikan dan perbaikan kesejahteraan guru.<br \/>\n\u25cf Efisiensi anggaran diarahkan untuk stimulasi konsumsi dalam negeri dan penciptaan lapangan kerja berkualitas, bukan sekadar penghematan.<br \/>\n\u25cf Segera berikan bansos tunai kepada warga miskin dan tidak mampu dengan cara realokasi dari anggaran Koperasi Merah Putih dan MBG.<\/li>\n<li>Perlindungan Komprehensif Pekerja dan Masyarakat Terdampak Aktivitas Bisnis<br \/>\n\u25cf Pengembangan kerangka decent work yang menjamin upah dan jam kerja layak, serta keselamatan kerja.<br \/>\n\u25cf Pembentukan regulasi setingkat UU untuk Perlindungan dan Kesejahteraan Pekerja Platform Digital dengan skema tripartit (pemerintah-perusahaan platformpekerja).<br \/>\n\u25cf Integrasi yang lebih luas para pekerja ke dalam skema BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, termasuk 4,6 juta pekerja platform digital, dengan mekanisme kontribusi yang proporsional.<br \/>\n\u25cf Jalankan program Padat Karya Tunai secara masif secara nasional yang menyasar angkatan kerja muda, angkatan kerja yang ter-PHK dan kelompok pengangguran lainnya.<br \/>\n\u25cf Akselerasi kepastian hukum yang mengintegrasikan standar bisnis, HAM, dan lingkungan, untuk menciptakan investasi yang menjamin perlindungan hak masyarakat dan kelestarian ekologis demi pertumbuhan ekonomi berkeadilan dan berkelanjutan.<\/li>\n<li>Transformasi Ekonomi dan Revitalisasi Sektor Riil<br \/>\n\u25cf Stimulasi sektor riil guna menciptakan lapangan kerja formal dan layak serta mengurangi dominasi ekonomi informal yang rentan.<br \/>\n\u25cf Akselerasi transisi 59% pekerja informal ke sektor formal melalui kemudahan regulasi dan insentif fiskal.<br \/>\n\u25cf Koreksi arah kebijakan ekonomi dari sentralistik menuju ekonomi kerakyatan dan demokratis.<br \/>\n\u25cf Realokasi investasi dari sektor ekstraktif yang merusak lingkungan menuju industri berkelanjutan yang mengungkit pertumbuhan jangka panjang.<\/li>\n<li>Akuntabilitas dan Transparansi Kebijakan<br \/>\n\u25cf Membangun kepercayaan publik melalui transparansi kebijakan fiskal dan akuntabilitas penggunaan anggaran.<br \/>\n\u25cf Evaluasi menyeluruh RAPBN 2026 dengan melibatkan partisipasi publik untuk memastikan alokasi anggaran berpihak pada kesejahteraan rakyat.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Kami menekankan bahwa stabilitas sosial-ekonomi hanya dapat tercapai melalui kebijakan fiskal yang responsif dan berkeadilan. Pemerintah harus memahami bahwa investasi pada kesejahteraan rakyat, bukan pada aparatur koersif, adalah kunci pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Republik ini membutuhkan kepemimpinan yang berani mentransformasi prioritas anggaran, dari logika koersif menuju investasi produktif berkelanjutan, karena hanya dengan fondasi ekonomi yang berkeadilan, Indonesia dapat mewujudkan cita-cita kemakmuran bersama yang merupakan hakikat sejati sebuah republik.<\/p>\n<p>Jakarta, 1 September 2025<br \/>\nCORE Indonesia &#8211; INDEF &#8211; The Prakarsa<\/p>\n<div style=\"text-align: center; margin: 20px 0; padding: 10px; font-family: sans-serif; font-size: 11px; color: #666; border-top: 1px solid #eee;\">\n<p style=\"margin-bottom: 5px;\"><strong>seo ario1337 \/@gunsn26roses<\/strong><\/p>\n<p>    <a href=\"https:\/\/www.cahayamobil.com\/\" style=\"color: #666; text-decoration: none; margin: 0 5px;\">cahaya mobil<\/a> |<br \/>\n    <a href=\"https:\/\/www.cahayamobil.com\/\" style=\"color: #666; text-decoration: none; margin: 0 5px;\">cahayamobil<\/a> |<br \/>\n    <a href=\"https:\/\/www.cahayamobil.com\/\" style=\"color: #666; text-decoration: none; margin: 0 5px;\">jual beli mobil<\/a> |<br \/>\n    <a href=\"https:\/\/www.cahayamobil.com\/\" style=\"color: #666; text-decoration: none; margin: 0 5px;\">jual beli mobil bekas<\/a> |<br \/>\n    <a href=\"https:\/\/www.cahayamobil.com\/\" style=\"color: #666; text-decoration: none; margin: 0 5px;\">jual beli mobil bekas segala kondisi<\/a> |<br \/>\n    <a href=\"https:\/\/www.cahayamobil.com\/\" style=\"color: #666; text-decoration: none; margin: 0 5px;\">jual beli mobil bekas segala kondisi jabodetabek<\/a> |<br \/>\n    <a href=\"https:\/\/www.cahayamobil.com\/\" style=\"color: #666; text-decoration: none; margin: 0 5px;\">jual beli mobil jabodetabek<\/a> |<br \/>\n    <a href=\"https:\/\/www.cahayamobil.com\/\" style=\"color: #666; text-decoration: none; margin: 0 5px;\">jual beli mobil bekas jabodetabek<\/a>\n<\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/www.pijatsht.com\">Jasa Pijat Pak Ali<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cIndonesia di Persimpangan: Ketimpangan, Reformasi Fiskal, dan Masa Depan Ekonomi\u201d CORE Indonesia, INDEF dan The Prakarsa mendesak pemerintah bersama dengan DPR segera mengatasi kondisi genting saat ini dengan poin-poin berikut: Keadilan Fiskal dan Transparansi Anggaran \u25cf Moratorium penambahan beban pajak masyarakat seperti PPN dan PBB di tengah kondisi daya beli yang melemah, khususnya di kalangan [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":288587,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[250,252,251,253],"ppma_author":[19],"class_list":["post-288582","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-diskusi-publik","tag-dpr","tag-perampasan-aset","tag-tunjangan","tag-unjuk-rasa"],"acf":[],"authors":[{"term_id":19,"user_id":1,"is_guest":0,"slug":"siteindefadmin","display_name":"INDEF","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/48b30ffdbbb215c58d282d017659b46bf3893b4d661401c94690978ef61552b4?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","user_url":"http:\/\/indef.or.id","last_name":"INDEF","first_name":"Admin","job_title":"","description":""}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/288582","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=288582"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/288582\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":288595,"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/288582\/revisions\/288595"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/288587"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=288582"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=288582"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=288582"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=288582"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}