{"id":1200,"date":"2019-09-24T23:53:18","date_gmt":"2019-09-24T16:53:18","guid":{"rendered":"https:\/\/indef.or.id\/?p=1200"},"modified":"2023-03-08T21:23:16","modified_gmt":"2023-03-08T14:23:16","slug":"ispe-jakarta-ekonomi-politik-dalam-pembangunan-berkelanjutan-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indef.or.id\/en\/ispe-jakarta-ekonomi-politik-dalam-pembangunan-berkelanjutan-di-indonesia\/","title":{"rendered":"ISPE Jakarta : Ekonomi Politik dalam Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Program pelatihan ekonomi-politik (ISPE) ke-25 yang diselenggarakan oleh Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), kali ini disambut antusiasme peserta dari beragam profesi. Program itu diikuti sebanyak 32 peserta dari 106 peserta yang mendaftar.<\/p>\n<p>Mereka berasal dari kalangan mahasiswa S1, mahasiswa pascasarjana, dosen, peneliti, wartawan, pegawai swasta, ASN, pegiat hukum, hingga anggota DPR RI. INDEF School of Politicl Economy (ISPE) angkatan ke-25 berlangsung pada 24-26 September 2019 di ITS Tower, Pasar Minggu, Jakarta.<\/p>\n<p>Peserta mendapatkan pembekalan materi terkait ekonomi-politik dari para narasumber berkompeten. Di antaranya, para Ekonom Senior INDEF Didik J Rachbini, Prof. Didin S Damanhuri, dan Ir. Muhammad Nawir Messi, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Prof. Ahmad Erani Yustika, Direktur Eksekutif INDEF Dr. Tauhid Ahmad, serta peneliti INDEF Rusli Abdullah dan Abra P.G Talattov.<\/p>\n<p>Pada hari pertama dan kedua, materinya meliputi Ekonomi Konstitusi, Ekonomi Kelembagaan dan Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia, dan Ekonomi Politik Pembangunan Berkelanjutan dan Tantangan Implementasi Pembangunan Berkelanjutan. Peserta juga dibekali pelatihan penulisan di media massa. Sementara hari ketiga, materinya adalah Peran Keuangan Syariah dalam Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia yang disajikan oleh Direktur Pembiayaan Syariah Kementerian Keuangan, Dwi Irianti Hadiningdyah.<\/p>\n<p>\u201cProgram ISPE sangat bagus karena menambah perspektif kita, khususnya peserta ISPE dalam memahami gejala ekonomi secara makro yang nyata dipengaruhi oleh politik. Kekayaan perspektif ini akan membuat masyarakat lebih cerdas dalam menyikapi situasi yang ada,\u201d kata Hendrawarman, peserta yang seorang pegiat hukum di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Depok.<\/p>\n<p>\u201cSebagai pegiat bantuan hukum, pelatihan ini sangat berguna bagi saya dalam mengadvokasi masyarakat atas kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada masyarakat,\u201d tutur dia.<\/p>\n<p>Peserta lainnya, Achmad Yakub dari Anggota Komite Dewan Pengawas Perum BULOG, menyebutkan bahwa tema ekonomi politik yang diusung oleh ISPE memberikan perspektif dan dimensi lain dari arus ekonomi neoklasik, yakni ekonomi konstitusi. \u201cNarasumber yang berkompeten di bidangnya dengan jelas memaparkan bagaimana dengan demokrasi ekonomi, mampu memberikan harapan bagi kesejahteraan rakyat dan memberi rasa keadilan,\u201d kata Yakub.<\/p>\n<p>Direktur Program INDEF, Ester Sri Astuti menyampaikan, bahwa program ISPE bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai konsep dasar ekonomi dan metodologi untuk melakukan analisis terhadap suatu fenomena ekonomi serta memahami praktik ekonomi-politik yang terjadi di Indonesia. \u201cProgram ISPE ini diharapkan bisa menjembatani peserta dari berbagai bidang ilmu bisa mempelajari apa itu ilmu ekonomi,\u201d ujar Sri Astuti, saat menutup kegiatan ISPE di Jakarta, Kamis (26\/9).<\/p>\n<p>Dia juga menyebutkan, ISPE sudah menelurkan lebih dari 800 alumni dengan beragam profesi yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. ISPE juga telah terselenggara di kota Jakarta, Makassar, Padang, London, Hamburg, Tokyo, dan Moskow. Tidak hanya program ISPE, kata dia, INDEF juga membuka program magang berbagai jenjang, mulai dari sarjana, master, hingga doktor.<\/p>\n<p>\u201cISPE mewadahi peserta yang peduli terhadap berbagai masalah yang ada di masyarakat, khusunya masalah ekonomi. Bicara tentang masalah ekonomi, tentu tidak lepas dari masalah sosial dan hukum,\u201d tutur dia.<\/p>\n<p>Sumber :\u00a0Indonesiainside.id<\/p>\n<div style=\"text-align: center; margin: 20px 0; padding: 10px; font-family: sans-serif; font-size: 11px; color: #666; border-top: 1px solid #eee;\">\n<p style=\"margin-bottom: 5px;\"><strong>seo ario1337 \/@gunsn26roses<\/strong><\/p>\n<p>    <a href=\"https:\/\/www.cahayamobil.com\/\" style=\"color: #666; text-decoration: none; margin: 0 5px;\">cahaya mobil<\/a> |<br \/>\n    <a href=\"https:\/\/www.cahayamobil.com\/\" style=\"color: #666; text-decoration: none; margin: 0 5px;\">cahayamobil<\/a> |<br \/>\n    <a href=\"https:\/\/www.cahayamobil.com\/\" style=\"color: #666; text-decoration: none; margin: 0 5px;\">jual beli mobil<\/a> |<br \/>\n    <a href=\"https:\/\/www.cahayamobil.com\/\" style=\"color: #666; text-decoration: none; margin: 0 5px;\">jual beli mobil bekas<\/a> |<br \/>\n    <a href=\"https:\/\/www.cahayamobil.com\/\" style=\"color: #666; text-decoration: none; margin: 0 5px;\">jual beli mobil bekas segala kondisi<\/a> |<br \/>\n    <a href=\"https:\/\/www.cahayamobil.com\/\" style=\"color: #666; text-decoration: none; margin: 0 5px;\">jual beli mobil bekas segala kondisi jabodetabek<\/a> |<br \/>\n    <a href=\"https:\/\/www.cahayamobil.com\/\" style=\"color: #666; text-decoration: none; margin: 0 5px;\">jual beli mobil jabodetabek<\/a> |<br \/>\n    <a href=\"https:\/\/www.cahayamobil.com\/\" style=\"color: #666; text-decoration: none; margin: 0 5px;\">jual beli mobil bekas jabodetabek<\/a>\n<\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/www.pijatsht.com\">Jasa Pijat Pak Ali<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Program pelatihan ekonomi-politik (ISPE) ke-25 yang diselenggarakan oleh Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), kali ini disambut antusiasme peserta dari beragam profesi. Program itu diikuti sebanyak 32 peserta dari 106 peserta yang mendaftar. Mereka berasal dari kalangan mahasiswa S1, mahasiswa pascasarjana, dosen, peneliti, wartawan, pegawai swasta, ASN, pegiat hukum, hingga anggota [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":11,"featured_media":1201,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[44],"tags":[],"ppma_author":[28],"class_list":["post-1200","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ispe"],"acf":[],"authors":[{"term_id":28,"user_id":11,"is_guest":0,"slug":"tim-peneliti","display_name":"Tim Peneliti INDEF","avatar_url":{"url":"https:\/\/indef.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/tim-peneliti.png","url2x":"https:\/\/indef.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/tim-peneliti.png"},"author_category":"","user_url":"","last_name":"INDEF","first_name":"Tim Peneliti","job_title":"","description":""}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1200","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/11"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1200"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1200\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1201"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1200"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1200"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1200"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/indef.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=1200"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}