Masa Depan Innovative Credit Scoring Pasca UU P2SK

Diskusi publik berjudul “Masa Depan Innovative Credit Scoring Pasca UU P2SK” yang diadakan oleh INDEF (Institute for Development of Economics and Finance) berhasil menarik minat publik yang luas. Acara ini bertujuan untuk mendorong inklusi keuangan melalui pengembangan model bisnis Innovative Credit Scoring (ICS) di Indonesia.

Diskusi ini tidak hanya dihadiri oleh para praktisi dan pemangku kepentingan di bidang keuangan, tetapi juga melibatkan partisipasi publik yang tertarik untuk memperluas pengetahuan mereka tentang isu keuangan inklusif dan perkembangan terkini dalam industri fintech.

Selain itu, acara ini juga mengundang para ahli terkemuka di bidang keuangan untuk berpartisipasi sebagai narasumber. Dr. Aviliani, seorang Ekonom Senior INDEF, memberikan wawasan mendalam mengenai tantangan dan peluang dalam mengembangkan ICS. Eko Listiyanto, Wakil Direktur INDEF, membawa perspektifnya sebagai pakar keuangan dalam memperkuat inklusi keuangan di Indonesia. Imansyah, Deputi Komisioner OJK Institute dan Keuangan Digital, OJK, memberikan pandangan dari sudut regulasi dan peran OJK dalam mengawasi sektor keuangan digital. Sidiq Suryasemesta, Wakil Ketua Departemen Inovasi Keuangan Digital, AFTECH, memberikan wawasan praktis mengenai inovasi keuangan digital untuk inklusi keuangan.

Dalam acara ini, masyarakat umum memiliki kesempatan untuk hadir dan mengajukan pertanyaan langsung kepada para narasumber. Hal ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang pengembangan ICS, manfaat inklusi keuangan, dan peran fintech dalam meningkatkan akses keuangan bagi segmen underbanked dan unbanked di Indonesia.

INDEF berkomitmen untuk terus berbagi pengetahuan dan melibatkan masyarakat dalam upaya mendorong inklusi keuangan di Indonesia. Diskusi “Masa Depan Innovative Credit Scoring Pasca UU P2SK” merupakan salah satu langkah konstruktif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi publik terhadap isu-isu penting dalam industri keuangan.

Share

Author

Video
Play Video

Related Media