Menggugat Tiga Aturan Transportasi Online

Sengkarut transportasi online atau berbasis aplikasi dengan konvensional di permukaan tampak mereda. Obat peredanya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun 2017 yang terbit pada 31 Mei dan berlaku mulai 1 Juni.

INDEF: Transportasi Online Bisa Menjadi Solusi Penataan Kawasan

Masyarakat disebut lebih memilih transportasi berbasis aplikasi online karena masih banyak pemukiman yang belum terjangkau transportasi umum. Direktur Institute for Development of Economics and Finance ( INDEF) Enny Sri Hartati menjelaskan, kondisi tersebut mendorong masyarakat enggan menggunakan transportasi publik.

Soal Transportasi Online, Indef Nilai Pemerintah Lambat Merespons

Direktur Institute for Development of Economics & Finance (Indef) Enny Sri Hartati menilai respons pemerintah terhadap perkembangan transportasi berbasis aplikasi sangat lambat. Hal ini terkait dengan revisi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun 2017 tentang Transportasi Berbasis Aplikasi pada 1 April 2017.

Indef: Harga Eceran Tertinggi Beras Tak Dapat Dipukul Rata

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati mengatakan kebijakan penentuan harga eceran tertinggi (HET) beras tak dapat dipukul rata. Alasannya negara tidak mungkin mengendalikan semua mekanisme pasar.

Soal Kasus Beras Maknyuss, Indef Kritik Skema Subsidi Kementan

Kasus PT Indo Beras Unggul (IBU) yang diduga membeli beras subsidi dari petani dengan harga yang lebih tinggi, tengah menjadi sorotan publik. Pemerintah menuding beras yang diproduksi PT IBU dijual kepada konsumen dengan harga eceran yang lebih mahal ketimbang harga eceran pemerintah.

Indef Minta Pemerintah Kaji Subsidi Input Pertanian

Institute for Development of Economics and Finance (Indef) ikut angkat bicara terkait penggerebekan yang dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Pangan di gudang beras milik PT Indo Beras Unggul (IBU) yang diduga melakukan pengoplosan beras.

Indef: Dana Perimbangan Gagal Atasi Kesenjangan

Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Enny Sri Hartati bilang, peningkatan dana perimbangan dari pusat ke daerah, belum signifikan mengurangi ketimpangan ekonomi.

Pemerintah Perlu Perhatikan Ketimpangan Ekonomi

Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati mengungkapkan, saat ini masih terdapat ketimpangan ekonomi yang perlu diperhatikan pemerintah. INDEF melihat masih ada ketimpangan antara sektor jasa keuangan dan sektor rill, yang mencakup pertanian dan industri pengolahan.

INDEF: Merdeka Mestinya Bebas dari Kemiskinan

Ketimpangan dalam kehidupan di Tanah Air bukan lagi rahasia. Pada berbagai studi, ketimpangan ekonomi didorong oleh ketimpangan kepemilikan aset sehingga terjadi ketimpangan dalam hal produktivitas yang pada akhirnya berdampak pada ketimpangan kesejahteraan.
Close