Kerentanan Mikroekonomi Dibalik Stabilitas Makroekonomi

Tim Peneliti INDEF | 30/07/2010


Catatan perkembangan ekonomi di paruh pertama 2010 secara makro berangsur membaik. Hal ini juga didukung oleh perkembangan ekonomi global yang membaik paska krisis keuangan Amerika Serikat. Uni Eropa sendiri masih berkutat memperbaiki iklim ekonominya. Salah satu negara Eropa yang mengalmai krisis terparah adalah Yunani dan hal ini perlu diantisipasi dampaknya pada perkonomian domestik pada sektor ekspor dan impor, pariwisata dan penanaman modal. Membaiknya indikator makro tidak diikuti dengan perbaikan di sisi mikro. Tim peneliti INDEF menemukan setidaknya ada lima hal yang harus diperhatikan dari sisi mikro, yaitu: perbaikan daya saing yang memprihatinkan, ketenagakerjaan dan perda yang bermasalah, ketimpangan investasi, ketidakmerataan infrastruktur, dan mengatasi ekonomi biaya tinggi dalam bisnis.