IMPACT Volume 2 Issue 2

Bhima Yudhistira Adhinegara, Nailul Huda, Izzuddin Al-Farras Adha | 28/08/2018


Penetrasi layanan keuangan di Indonesia masih cukup rendah, hal ini bisa terlihat dari rasio penyaluran kredit terhadap PDB yang masih berada di angka 39,1 persen . Sementara menurut laporan Bank Dunia dan IFC, gap kebutuhan pendanaan bagi UMKM di Indonesia mencapai US$ 165 miliar atau setara 19 persen PDB. Dari sisi pengumpulan dana hanya ada 49 persen atau setengah populasi penduduk dewasa yang memiliki rekening di bank. Sebanyak 20 juta masyarakat Indonesia masih membayar tagihan listrik, air, dan kebutuhan rutin lainnya dengan uang tunai meskipun memiliki akun di bank. Kondisi ini yang membuka peluang layanan keuangan berbasiskan teknologi (Financial Technology).


Unduh Laporan