Deindustrialisasi di Tengah Pusaran CAFTA

Tim Peneliti INDEF | 31/07/2011


Perkembangan ekonomi domestik menunjukkan kecenderungan pada arah perbaikan yiatu pertumbuhan ekonomi diperkirakan tumbuh 6 persen meski dibayangi inflasi, nilai tukar yang menguat sejalan dengan aliran modal asing dan dampak perbaikan rating utang Indonesia, enghimpunan cadangan devisa melonjak menembus level persyaratan investment grade, dan perkembangan indikator perbankan cenderung membaik. Di tengah-tengah upaya Pemerintah meningkatkan peran sektor formal perekonomian, sektor industri pengolahan tidak mampu bergerak sejalan dengan implementasi China-ASEAN Free Trade Agreement / CAFTA yang diimplementasikan sejka awal 2000. CAFTA yang diharapkan memberikan peluang baru bagi perekonomian nasional justru memukul sektor industri. KTT tahun 2011 ini mengurai secara komprehensif permasalahan sektor industri dan memberikan rekomendasi kebijakan strategis untuk mengahadapi dampak buruk CAFTA pada sektor industri.