FASTNEWS, Jakarta (18/3) – Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Ahmad Erani Yustika mengatakan bahwa perhitungan pemerintah terhadap nilai tukar Rupiah dilakukan untuk jangka waktu satu tahun.

Saat ini Rupiah terpuruk ke kisaran Rp13.000 per USD. Namun, nilai tersebut masih di atas asumsi APBN 2015 yang dinyatakan sebesar Rp12.500.

Meski begitu, kata Erani, jika pelemahan terus terjadi tidak menutup kemungkinan akan dilakukan peninjauan kembali terhadap asumsi Rupiah dalam APBN 2015.

“Pemerintah akan melihat trennya ke depan seperti apa dan memastikan akan menjaga itu,” ujar Erani di sela-sela acara seminar di Kwik Kian Gie School of Business Jakarta, Rabu (18/3/2015).

Pada pertengahan tahun menurut Erani, pemerintah kemungkinan juga akan mereview asumsi makro yang ada dalam APBN 2015, termasuk pada nilai tukar Rupiah.FN-06

Sumber: http://fastnewsindonesia.com/

Indef

The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) is an independent and autonomous research and policy studies institution established on August 1995 in Jakarta

Leave a Reply

Close