Pasar Modal Sektor Pertama Terkena Imbas
Krisis AS
Rabu, 8 Oktober 2008
- 17:03 wib
Mochammad Wahyudi -
Okezone
JAKARTA -
Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang disuspensi hari ini
menjadi bukti bahwa pasar modal adalah sektor yang pertama kali merasakan efek
buruk dari krisis di Amerika Serikat.
"Untuk
konteks Indonesia, penularan krisis AS akan melalui aliran arus modal dan itu
ada di pasar modal," ucap peneliti Indef M Fadhil Hasan, saat diskusi
Antisipasi Krisis Keuangan Global, di Restoran Bebek Bali, Senayan, Jakarta,
Rabu (8/10/2008).
Untuk itu, Indef
menilai agak kurang tepat jika beberapa waktu lalu Presiden SBY mengadakan
rapat sidang kabinet yang diperluas untuk menyusun satu strategi perdagangan.
Hal tersebut
dilakukan dengan tujuan meningkatkan diversifikasi perdagangan dan
mempertahankan perolehan devisa. Ini karena pemerintah beranggapan penularan
krisis global pada perekonomian domestik akan melalui transmisi perdagangan
dengan segala turunannya.
Padahal,
pengalaman memperlihatkan transmisi dan efek penularan suatu krisis tidak
terjadi melalui perdagangan, melainkan melalui aliran modal.
Dampak terhadap
sektor tersebut akan terasa sebagai sebuah second-round effect yang imbasnya
tidak signifikan dalam jangka pendek.
"Arus barang
dan jasa sudah merasakan dampaknya. Ekspor impor perikanan, tekstil, dan alas kaki sudah melemah. Ten
comandement SBY untuk mengantisipasi ini juga terlihat normatif," ungkap
Fadhil.
Indef sendiri mencoba menawarkan beberapa rekomendasi dengan
menempatkan lingkup pasar uang dan kondisi moneter sebagai prioritas pertama.
Kemudian rekomendasi fiskal, lalu kelembagaan dan pencegahan kejatuhan
pertumbuhan. (ade)