Metrotvnews.com, Jakarta: Pengamat ekonomi Institute
for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati
menilai, momen kebangkitan nasional harus menjadi titik tolak perbaikan
kedaulatan ekonomi. Sebab, moncernya pertumbuhan dan stabilitas ekonomi
belum didukung oleh hal tersebut.

“Kalau bicara kebangkitan nasional yang dibicarakan dalam konteks
ekonomi ialah seberapa besar kedaulatan ekonomi. Persoalan terbesarnya,
pertumbuhan ekonomi bagus, stabilitas lumayan, investasi tinggi tapi
hampir semua sektor enggak berdaulat,” ujarnya ketika dihubungi, Minggu
(19/5).

Ia mencontohkan, pada sektor paling strategis yakni pangan. Jangankan
membicarakan ketahanan pangan, pemenuhan dari dalam negeri saja tidak
mecukupi untuk konsumsi nasional. Akibatnya ketergantungan terhadap
impor menjadi-jadi. Malahan, pemerintah juga menerapkan liberalisasi
perdagangan terhadap komoditas pertanian.

“Di atas kertas, beras mungkin tidak mengalami ketergantungan. Tapi
bagimana dengan komoditas lain seperti kedelai, garam, atau daging. Ini
menyesakkan, artinya kita negara agraris yang harus menyuplai ketahanan
dunia malah mengimpor pangan,” tuturnya.

Di sisi lain, Enny melihat tidak ada good will yang
sungguh-sungguh dari pemerintah untuk memperbaiki sektor pangan dan
menempatkan petani sebagai garda terdepan dalam mencapai kedulatan dan
ketahanan pangan.

Padahal, negara maju seperti Jepang sangat melindungi kepentingan
sektor pangan dalam negerinya. Dan lagi, selama dua sampai tiga tahun
terakhir dampak dari pergerakan harga pangan sudah sangat berpengaruh
terhadap inflasi.

“Yang dirasakan hanya Pelita I dan II. Setelah itu mana ada bendungan
dibangun, mana ada subisidi yang bisa diterima benar-benar oleh petani,
atau pembangunan infratsruktur. Misalnya, petani bukannya dikasih
subsidi benih malah dikasih raskin,” tuturnya.

Untuk itu ia mengatakan, hal yang paling mendesak untuk dibenahi ialah
sektor pangan untuk menciptakan ketahanan dan kedulatan pangan. Sebab,
kalau dari sisi pangan mengalami ketergantungan apapun akan digadaikan.
(Anshar Dwi Wibowo)

Sumber: Metrotv.com – Senin, 20 Mei 2013

  • Berita/Post
The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) is an independent and autonomous research and policy studies institution established on August 1995 in Jakarta
×
The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) is an independent and autonomous research and policy studies institution established on August 1995 in Jakarta

Leave a Reply

Close