Merdeka.com – Institut For Development Of Economics and Finance (Indef) menilai paket kebijakan ekonomi I-XIV yang dikeluarkan pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla belum berdampak pada perekonomian Indonesia.

Peneliti The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Ahmad Heri Firdaus mengatakan paket-paket kebijakan yang telah dirilis oleh Pemerintah dinilai tidak fokus berdasarkan sektor yang ingin dituju.

“Berdasarkan kelompok atau subsektor industri, sebagian besar turun semua baik skala besar dan sedang. Saat ini sketor industri sedang mengalami masa-masa sulit karena peranannya telah mencapai titik rendah selama dua dekade terakhir,” ujar Heri di kantor INDEF, Jakarta, Kamis (9/2).

Heri menegaskan paket kebijakan ini memberikan ekspektasi tinggi terhadap pasar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Namun, dalam kenyataannya hal ini masih jauh dari harapan.

Padahal, tujuan dari paket kebijakan ekonomi secara umum adalah untuk mendorong daya saing industri nasional, meningkatkan lapangan kerja, daya beli masyarakat dan memacu pertumbuhan.

“Kemudian paket kebijakan menimbulkan ekspektasi atau harapan yang besar jangka pendek, banyak yang berharap usaha bisa tumbuh tapi kenyataannya itu tidak kunjung terjadi, realisasinya minim. Pemerintah harus kelola ekspektasi pasar agar paket kebijakan tidak dinilai gagal karena ini behubungan dengan kepercayaan,” jelasnya.

Menurutnya, paket kebijakan ekonomi ini sangat minim sosialisasi di daerah-daerah, sehingga implementasinya masih tidak efektif. Sebab, sektor industri lebih banyak di daerah-dearah.

“Paket-paket yang dirilis tidak diimbangi dengan keselarasan di Pemda, kadang ada Pemda yang merasa belum disosialisasikan. Padahal implementasinya bisa diterapkan lebih besar di daerah karena di daerah bnyk industri-industri jadi gak jalan efektif,” pungkasnya. [sau]

Sumber: www.merdeka.com

  • Berita/Post
The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) is an independent and autonomous research and policy studies institution established on August 1995 in Jakarta
×
The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) is an independent and autonomous research and policy studies institution established on August 1995 in Jakarta

Leave a Reply

Close