JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang di
atas 6 persen dinilai “keropos”. Pasalnya, pertumbuhan tersebut hanya
ditopang oleh sektor-sektor nonproduktif.

“Itu keropos, karena
sektor-sektor tumbuh yang tidak menghasilkan barang, walaupun padat
modal,” ujar Direktur Institute For Development Economic and Financial
(Indef) Enny Sri Hartati saat Rapat dengar pendapat di Badan Anggaran
DPR RI, Jakarta, Rabu (4/9/2013).

Artinya, lanjut Enny,
sektor-sektor ini tidak menghasilkan barang jadi dan juga tidak
mengembangkan konsumsi barang-barang baku yang dari impor. Terutama
hasil sektor pertanian dan sektor pangan.

“Ini sektor ini rapuh ini akan sulit berharap stabilitas harga yang kita ingin capai,” ujar Enny. (wdi)

Sumber: okezone.com

  • Berita/Post
Indef Administrator
, Indef
The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) is an independent and autonomous research and policy studies institution established on August 1995 in Jakarta
follow me

Leave a Reply

Close