ENGLISH       BAHASA

Institute for Development of Economics and Finance

BANKRUPTCY FOR PROFIT: STRATEGI PENJARAHAN DI BANK-BANK REKAP

Jebolnya keuangan Bank Lippo yang sebulan terakhir ini ramai menghiasi halaman depan
hampir semua media masa mengingatkan saya pada suatu artikel ilmiah yang ditulis oleh
Akerlof dan Romer (1993) dalam suatu jurnal ekonomi bergengsi yaitu Brookings Papers
on Economic Activity halaman 1 sampai 74. Judul tulisan mereka adalah: “Looting: The
Economic Underworld of Bankruptcy for Profit”atau kalau dibahasa-Indonesiakan kirakira
“Penjarahan: Kejahatan Ekonomi melalui Pengambilan Keuntungan dengan
Membangkrutkan Perusahaan”. Kedua ekonom dari Universitas California Berkeley
tersebut menengarai adanya praktik-praktik penjarahan oleh pengurus dan pemilik bank
dalam episode krisis perbankan di Chile dan Amerika Serikat. Menurut mereka
pembobolan bank dalam situasi krisis sering dilakukan oleh pemilik bank itu sendiri
dengan cara melaporkan kerugian yang diderita bank di satu pihak, tetapi dilain pihak hal
tersebut justru menguntungkan pemilik dan pihak-pihak yang terkait. Apakah kasus
Bank Lippo mirip dengan teori Akerlof dan Romer tersebut?

 

Tanggal Muat:22/04/2014 0:17:00 [admin]

Formulir Pendaftaran ISPE

Program Ekonomi Politik (Khusus Mahasiswa) Angkatan I

Kebijakan Ekonomi 5 Tahun Mendatang: Merebut Momentum, Membalik Keadaan

Menjelang pergantian kepemimpinan nasional, pasti memunculkan harapan masyarakat agar pemimpin baru mampu segera mewujudkan janji kemerdekaan yaitu membawa kehidupan masyarakat yang semakin sejahtera.

Platform Ekonomi Capres 2004: Ilusi, Ambisi dan Inkonsistensi

Pemilihan Umum 2004 akan sangat menentukan nasib bangsa Indonesia. Apakah bangsa ini akan terus terpuruk dalam krisis yang tidak berkesudahan, ataukah akan berhasil keluar dari keterpurukannya dan memulai kehidupan barunya sebagai bangsa yang memiliki harga diri dan sejajar dengan bangsa lainnya. In ...

Tanggapan INDEF atas RAPBN 2012

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) merupakan instrumen kebijakan fiskal yang mempunyai tugas wajib yaitu harus mampu menjadi stimulus perekonomian. Esensi dari stimulus fiskal bahwa APBN harus mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, utamanya merangsang dan mendorong tingkat investasi dan ...

KRISIS PANGAN DAN KEGAGALAN NEGARA

Maraknya pemberitaan dan analisis mengenai ancaman krisis pangan global telah menimbulkan banyak estimasi dan spekulasi, tidak hanya terhadap stabilitas perekonomian juga stabilitas sosial politik. Institute for Development of Economics of Finance/INDEF sebagai lembaga riset independen berkewajiban ...