ENGLISH       BAHASA

Institute for Development of Economics and Finance

Kemelut Kelangkaan Pupuk

Kemelut kelangkaan pupuk –fenomena reguler dalam sistem kelembagaan
pertanian –mencuat kembali dalam diskusi publik. Tetapi debat publik kali ini
lebih diwarnai oleh kontroversi sekitar pencabutan subsidi pupuk. Untuk
menjembatani kontroversi tadi, sebuah pertanyaan mendasar haruslah
memperoleh jawaban: mengapa kelangkaan pupuk menjadi fenomena reguler dalam
sistem kelembagaan pertanian pangan nasional? Persoalan ini setidaknya harus dilihat,
baik secara teknis maupun landasan filosofis dan kebijakannya.

 

Tanggal Muat:22/04/2014 0:42:00 [admin]

Efektifitas APBN dan Kesenjangan Ekonomi

Di tengah melambatnya kinerja perekonomian global, pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga Triwulan III-2012 mencatatkan diri sebagai nomor dua di Asia. Cemerlangnya pertumbuhan ekonomi ini juga diikuti oleh kinerja indikator ekonomi lainnya. Namun, gemilangnya kinerja makro ekonomi Indonesia sepanjang ...

REFORMULASI KEBIJAKAN ANGGARAN SEBAGAI UPAYA MENGATASI KESENJANGAN EKONOMI

Pertumbuhan ekonomi Indonesia nomor dua di Asia, yaitu sebesar 6,23 persen. Inflasi di angka 4,3 persen yoy (year on year) per Desember 2012; Nilai tukar stabil, Rp9.704 per dollar Amerika Serikat per Desember 2012; Serta cadangan devisa yang mencapai US$110.297 juta per Oktober 2012.

Menyoal Efektifitas APBNP 2014 Mengatasi Perlambatan Ekonomi

Rutinitas pembahasan APBNP kembali berulang. Hampir setiap pertengahan tahun APBN senantiasa dilakukan revisi. Tak terkecuali hari ini Pemerintah kembali mengajukan APBNP 2014 ke DPR. Penyebabnya hampir bisa dipastikan bahwa asumsi makroekonomi dalam APBN yang telah disepakati sendiri oleh Pemerint ...

Mengurai dan Menjinakkan Kartel Ekonomi

Ketahanan pangan Indonesia masih sangat rentan. Kondisi itu dibuktikan dengan rendahnya indeks keterjangkauan pangan (affordability), ketersediaan pangan (availability), serta kualitas pangan

Peran APBN-P 2014 terhadap Percepatan Infrastruktur

Perkembangan Infrastruktur di Indonesia relatif lambat Infrastruktur Indonesia menempati peringkat 61 dari 144 negara, masih di bawah Thailand (47) dan Malaysia (29) (The Global Competitiveness Report 2013-2014) Panjang jalan raya di Indonesia (502 km) tidak sebanding dengan luas daratannya (1.919 ...