ENGLISH       BAHASA

Institute for Development of Economics and Finance

Indef Minta Pedagang Kaki Lima Dibina

 

Tanggal Muat: 16/08/2013 7:51:00 [admin]

Pajak Untuk Apartemen Rp 2 M Dinilai Timbulkan Efek Negatif

Ekonom Aviliani menyampaikan pandangan terkait rencana pemerintah merevisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang tarif dan batasan barang mewah yang terkena Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PpnBM) . Salah satu objek pajak adalah apartemen yang h ...

Pertumbuhan Ekonomi 2015 Yang Paling Realistis Hanya 5,2 Persen

Pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun ini yang dinilai realistis adalah 5,2 persen, sehingga revisi target pemerintah dalam RAPBN-P 2015 sebesar 5,7 persen dari sebelumnya 5,8 persen, masih terlalu tinggi. Demikian pandangan pengamat ekonomi, ...

Kinerja Kementerian PU-Pera dinilai belum menonjol

Ekonom Indef Enny Sri Hartati menuturkan, secara umum dalam 100 hari pertama kinerja kementerian pemerintahan Jokowi belum menunjukkan hasil yang maksimal. Maklum, selain membutuhkan waktu dan proses, persoalan anggaran sering mengganjal kinerja keme ...

Suasana Tak Gaduh, Pertumbuhan Ekonomi Bisa Capai 8%

Direktur Eksekutif Institute For Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati menuturkan bahwa stabilitas negara akan sangat berdampak pada keberlangsungan dunia usaha.

Rapor perdana tim ekonomi kabinet

Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) genap berumur 100 hari, pekan ini. Sepak terjang dan kinerja pemerintah baru terus disorot, termasuk tim ekonomi kabinet.

Baca juga berita Indef lainnya

Pengamat: Mafia Juga Bermain di Sektor Pangan

Pengamat ekonomi dari Institute for Development Economy and Finance (Indef), Enny Sri Hartati, mengatakan praktek mafia tidak hanya ada di sektor minyak dan gas. Namun juga sektor pangan.