ENGLISH       BAHASA

Institute for Development of Economics and Finance

Indef Minta Pedagang Kaki Lima Dibina

 

Tanggal Muat: 16/08/2013 7:51:00 [admin]

Pemerintah Tekan Harga Beras Operasi Pasar Besar-besaran di Beberapa Daerah

Pemerintah berupaya mengendalikan harga beras yang melonjak sejak beberapa pekan lalu. Operasi pasar besar-besaran dilakukan di sejumlah daerah agar harga beras turun. Meskipun demikian, Bank Indonesia memperkirakan kenaikan harga beras ini tak memen ...

Merajut Optimisme Infrastruktur

Belum lama ini, pemerintah dan DPR sepakat mematok asumsi pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2015 sebesar 5,7%. Jika dilihat dari tren realisasi pertumbuhan ekonomi yang semakin menurun pada 2013 (5,38%) dan 2014 (5,01) persen, bukan perkara yang mudah ...

Pengamat Pertanian: Operasi Pasar Tidak Turunkan Harga Beras

Pengamat Pertanian Bustanul Arifin menyatakan operasi pasar yang dilakukan Bulog tidak dapat membantu penurunan harga beras karena terbatasnya pasokan beras. Kata dia, kurangnya pasokan beras Bulog lantaran tahun lalu pemerintah lambat menentukan ...

Pemerintah Tak Serius Urusi Kebutuhan Beras "Wong Cilik"

Kelangkaan beras miskin (raskin) langsung menimbulkan gejolak pasar, sehingga mengakibatkan harga beras meroket. Pemerintah dituding tidak serius mengelola kebutuhan vital bagi masyarakat kelas bawah. Itu sebabnya, sistem pengelolaan dan penyaluran b ...

Operasi Pasar Diyakini tak Mampu Turunkan Harga Beras

Pengamat ekonomi pertanian Bustanul Arifin mengatakan, operasi pasar tidak langsung bisa menurunkan harga beras di pasaran. Operasi pasar yang dilakukan memang langsung menyentuh konsumen, namun harga di pasaran secara luas akan tetap tinggi.

Baca juga berita Indef lainnya

Kesejahteraan Petani Semakin Merosot

Tren penurunan kesejahteraan petani diperkirakan masih akan terjadi selama kuartal I/2014 seiring kondisi cuaca yang belum menentu dan banyaknya bencana alam yang melanda Tanah Air. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai tukar petani (NTP) Januari 2014 turun sebesar 0,01% ...