ENGLISH       BAHASA

Institute for Development of Economics and Finance

Proyeksi Ekonomi Indonesia 2013 - Pembangunan di Atas Pijakan Rapuh



Di tengah melambatnya kinerja perekonomian global akibat lambannya pemulihan krisis Amerika Serikat dan Uni Eropa, pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga Triwulan III- 2012 mencatatkan diri sebagai nomor dua di Asia, yaitu sebesar 6,29 persen. Capaian pertumbuhan ekonomi ini diikuti oleh tingkat inflasi yang cukup terjaga, di angka 4,32 persen yoy (year on year) per November 2012; nilai tukar yang relatif stabil, sebesar Rp9.613 per dollar Amerika Serikat pada 6 Desember 2012; serta cadangan devisa yang mencapai US$110.297 juta per Oktober 2012.

Namun, jauh panggang dari api, relatif stabilnya kinerja makro ekonomi Indonesia sepanjang 2012 tersebut terasa rapuh, karena tidak segera tertransmisikan pada perbaikan tingkat kesejahteraan masyarakat secara nyata. Produk Domestik Bruto/PDB yang hingga Triwulan III-2012 mencapai Rp6.151,6 triliun (atas dasar harga berlaku) ternyata diikuti dengan jumlah pengangguran dan kemiskinan yang masih tinggi, serta diperparah dengan tingkat ketimpangan yang melebar. Hingga Agustus 2012 jumlah pengangguran masih 7,24 juta orang; jumlah penduduk miskin masih sebanyak 29,13 juta orang; serta indeks Rasio Gini -yang merupakan salah satu indikator umum untuk mengukur tingkat ketimpangan ekonomi- naik dari 0,33 pada 2004 menjadi 0,41 pada 2011. Ini merupakan nilai ketimpangan paling parah sejak Indonesia merdeka.

Penulis
Ahmad Erani Yustika, Enny Sri Hartati, Didik J. Rachbini, Bustanul Arifin, Rina Oktaviani, Eko Listiyanto, Abdul Manap Pulungan, Ahmad Heri Firdaus, Dzulfian Syafrian, Abra Puspa Ghani Talattov, Tauhid Ahmad, Eka Puspitawati, Muhamad Habibilah

ISBN : 979-97810-23

Harga : Rp 100.000

Beli

Proyeksi Ekonomi Indonesia 2017: Menguji Ketangguhan Ekonomi Indonesia

Kondisi perekonomian Indonesia selama tahun 2016 masih dipenuhi dengan sejumlah hambatan. Berbagai indikator seperti pertumbuhan ekonomi yang cenderung melambat, nilai tukar rupiah yang melemah di akhir tahun, hingga angka penyerapan tenaga kerja yang terus menurun menjadi bukti ketangguhan ekonomi ...

Kajian Tengah Tahun INDEF 2016: EVALUASI PAKET, EVALUSI EKONOMI

Evaluasi Paket, Evaluasi Ekonomi menjadi perhatian Institute for Development of Economics and Finance (Indef) dalam Kajian Tengah Tahun (KTT) 2016. Perhatian itu muncul saat maraknya peluncuran Paket Kebijakan Ekonomi pemerintah sejak 2015. Setidaknya 12 paket sudah digulirkan sejak pertama kali dir ...

20 Tahun Perjalanan Ekonomi Indonesia

Buku 20 Tahun Perjalanan Ekonomi Indonesia ini ditulis oleh 20 Ekonom ternama. Buku ini mengulas seputar perekonomian Indonesia selama 20 Tahun terakhir ini. Buku ini terdiri dari 20 Bab dengan 20 penulis seperti Didin S. Damanhuri, Evi Noor dan Drajad Wibowo, Didik J. Rachbini, Faisal H. Basri, Tau ...

Kajian Tengah Tahun INDEF 2015: Kredibilitas Kebijakan di Persimpangan

Kajian Tengah Tahun (KTT) INDEF 2015 bertepatan dengan perlambatan ekonomi Indonesia yang di luar ekspektasi. Boleh dikatakan, ekonomi Indonesia pada triwulan 1-2015 masuk zona kuning. Pertumbuhan ekonomi melambat, daya beli masyarakat turun, pertumbuhan energi anjlok, kinerja ekspor turun, rupiah t ...

Proyeksi Ekonomi Indonesia 2015: Tantangan Kabinet Kerja Memenuhi Ekspektasi

Proyeksi Ekonomi INDEF 2015 kali ini bertepatan dengan awal Pemerintahan baru Indonesia. Perhatian publik pun tidak terlepas dari harapan yang tinggi atas program-program yang telah dijanjikan semasa kampanye. Salah satu harapan besar publik terhadap Pemerintahan baru adalah adanya perbaikan ekonomi ...