ENGLISH       BAHASA

Institute for Development of Economics and Finance

Indef: Kurang Pas Membandingkan Ekonomi RI dengan Negara G20

Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mengkritisi kebanggaan pemerintah atas pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada di angka 5%. Di mana pertumbuhan ekonomi Indonesia kurang pas jika dibanding dengan ekonomi negara G20.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia sama dengan India pada 2014. Waktu itu India dipimpin oleh Presiden baru dan sama-sama start dengan Jokowi. Waktunya juga sama dan kondisi ekonomi global juga menghantam negara-negara berkembang. 

Namun, India sekarang bisa tumbuh 7%, sementara Indonesia hanya 5% dan hampir 60% mengandalkan konsumsi rumah tangga. "Artinya, tanpa ada stimulus sama sekali yang berarti bagi industri. Sehingga, kalau kita bangga dengan pertumbuhan ekonominya bisa tumbuh 5%, harusnya kita melakukan auto kritik. Jangan-jangan 5% itu bukan sebuah prestasi," kata Peneliti Indef Bhima yudhistira Adhinegara di kantor Indef, Jakarta, Kamis (4/5/2017)

Dia menuturkan, pertumbuhan ekonomi 5% merupakan pertumbuhan yang sangat natural (alamiah), maka sebaiknya jangan menjadi kebanggaan. 

"Karena apa? Kalau kita bandingkan di negara G20, misalnya kita bisa menjadi nomor 3, ya karena negara-negara G20 itu rata-rata negara maju, yang sejak 2008 sudah mengalami fenomena pertumbuhan ekonomi rendah. Jadi, kita tidak bisa apple to apple," tuturnya.

Bhima mengatakan, jika di level ASEAN, Indonesia tumbuh 5%, Vietnam bisa tumbuh di atas 6%, Filipina juga pertumbuhannya masih cukup tinggi. 

"Jadi, saya kira niatnya baik, untuk memaparkan dunia internasional bahwa Indonesia masih bisa tumbuh 5%, tapi perbandingannya kurang pas," ujar dia.

 

Tanggal Muat: 05/05/2017 9:41:00 [admin]

Lembaga Khusus Pengelola Reforma Agraria Dibutuhkan

PEMERINTAH didesak membentuk sebuah lembaga baru untuk memastikan pengelolaan tanah hasil reforma agraria dapat berjalan dengan baik. Jika hal tersebut dilakukan, Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyebutkan pembuatan regula ...

Reforma Agraria Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Asalkan...

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kembali memunculkan rencana untuk melaksanakan reforma agraria yang akan ditandai dengan pembagian 9 juta hektar lahan kepada para petani.

Indef Usul Dibentuk Badan Pengelola Reforma Agraria

Program reforma agraria sebagai salah satu andalan dari pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla masih jauh dari harapan. Hingga jelang tiga tahun masa pemerintahan, program redistribusi lahan pertanian belum maksimal berimplementasi di lapangan. Inst ...

Reforma Agraria Rawan Penyimpangan, Perlu Diawasi Badan Khusus

Pemerintah perlu membentuk sebuah lembaga baru yang mengawasi berjalannya reforma agraria, agar program Presiden Joko Widodo itu bisa terlaksana sebagaimana mestinya dan tidak dimanfaatkan oleh orang atau kelompok tertentu yang justru merugikan negar ...

Tiru Tiga Negara Ini Agar RI Berhasil Lakukan Reforma Agraria

Institute for Development on Economic and Finance (Indef) menilai pemerintah Indonesia perlu mencontoh tiga negara yang telah berhasil melakukan reforma agraria seperti Jepang, Taiwan, dan Korea Selatan.

Baca juga berita Indef lainnya

Kinerja BUMN Masih Buruk

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPR RI menggelar diskusi publik “Meneguhkan peran BUMN sebagai agen pembangunan” di Gedung DPR RI Jakarta, Kamis (23/4). Dalam acara yang dibuka oleh Sekretaris FPKB DPR H Jazilul Fawaid ini, hadir se-bagai pembicara adalah Ketua Kapoksi VI FP ...