Jakarta, EnergiToday
Analis dari PT Samuel Sekuritas, Adrianus Bias, mengatakan tekanan yang
dialami emiten sektor semen pasca-depresiasi rupiah akan semakin besar
seiring dengan adanya kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) pada Mei
mendatang.

“Meski dampak yang dialami berbeda-beda, diperkirakan rata-rata sektor semen akan mengalami penurunan gross margin,” kata Adrianus, Senin (27/1), seperti dikutip dalam Harian Tempo.Ia menambahkan, kenaikan TDL terjadi saat industri semen domestik sedang menghadapi kondisi oversupply
lantaran laju permintaan konstruksi mulai melambat dibanding pada
tahun-tahun sebelumnya. Kelebihan stok itu akan memperketat kompetisi
antar-produsen dan pada akhirnya melemahkan pricing power untuk mentransfer beban biaya ke konsumen.

Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economic and Finance (Indef), Erani Yustika, mengatakan kenaikan TDL diperkirakan hanya berpengaruh sekitar 10% terhadap sektor industri. (rr/kt)

Sumber: harian tempo

  • Berita/Post
The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) is an independent and autonomous research and policy studies institution established on August 1995 in Jakarta
×
The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) is an independent and autonomous research and policy studies institution established on August 1995 in Jakarta

Leave a Reply

Close