Efektifitas APBN dan Kesenjangan Ekonomi

Di tengah melambatnya kinerja perekonomian global, pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga Triwulan III-2012 mencatatkan diri sebagai nomor dua di Asia. Cemerlangnya pertumbuhan ekonomi ini juga diikuti oleh kinerja indikator ekonomi lainnya. Namun, gemilangnya kinerja makro ekonomi Indonesia sepanjang 2012 tersebut terasa rapuh, karena tidak segera tertransmisikan pada perbaikan tingkat kesejahteraan masyarakat secara nyata.

Reformulasi Kebijakan Anggaran Sebagai Upaya Mengatasi Kesenjangan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi Indonesia nomor dua di Asia, yaitu sebesar 6,23 persen. Inflasi di angka 4,3 persen yoy (year on year) per Desember 2012; Nilai tukar stabil, Rp9.704 per dollar Amerika Serikat per Desember 2012; Serta cadangan devisa yang mencapai US$110.297 juta per Oktober 2012.

Menyusun Ulang Pembangunan Ekonomi Indonesia, Menyongsong 2014

Indikator pertumbuhan ekonomi sering dijadikan acuan utama dalam melihat kinerja makro ekonomi suatu negara secara keseluruhan. Meskipun harus disadari bahwa pertumbuhan ekonomi bukanlah satu-satunya tolok ukur keberhasilan pembangunan ekonomi suatu negara.

Platform Ekonomi Capres 2004: Ilusi, Ambisi dan Inkonsistensi

Pemilihan Umum 2004 akan sangat menentukan nasib bangsa Indonesia. Apakah bangsa ini akan terus terpuruk dalam krisis yang tidak berkesudahan, ataukah akan berhasil keluar dari keterpurukannya dan memulai kehidupan barunya sebagai bangsa yang memiliki harga diri dan sejajar dengan bangsa lainnya. Ini adalah sebuah pertaruhan dalam kehidupan bangsa ini, dan pemilu 2004 merupakan awal menentukan dalam pertaruhan tersebut...

Prospek Ekonomi Indonesia Tahun 2003

Kasus peledakan bom di Bali tidak hanya merupakan tragedi kemanusian yang bersifat lokal Bali, tetapi juga merupakan tamparan bagi Indonesia sebagai bangsa dan puncak keprihatinan bagi seluruh umat manusia yang mencintai kedamaian dan persahabatan yang luhur. Ini merupakan ujian yang berat bagi bangsa dalam upaya pemberantasan terorisme, konflik dan bentuk-bentuk kekerasan lainnya...

Tanggapan INDEF atas RAPBN 2012

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) merupakan instrumen kebijakan fiskal yang mempunyai tugas wajib yaitu harus mampu menjadi stimulus perekonomian. Esensi dari stimulus fiskal bahwa APBN harus mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, utamanya merangsang dan mendorong tingkat investasi dan produksi sehingga mampu menciptakan lapangan kerja dan berujung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Berselancar di Tengah Pemulihan Ekonomi Global

Kondisi perekonomian global sejak krisis krisis minyak, krisis keuangan global, hingga krisis utang di kawasan Eropa -seperti yang dialami Yunani hingga Irlandia- masih dalam proses pemulihan. Krisis minyak saat itu menghajar perekonomian dunia melalui defisit anggaran pemerintah -karena lonjakan subsidi Bahan Bakar Minyak/BBM- serta peningkatan harga pangan dunia.

Krisis Pangan dan Kegagalan Negara

Maraknya pemberitaan dan analisis mengenai ancaman krisis pangan global telah menimbulkan banyak estimasi dan spekulasi, tidak hanya terhadap stabilitas perekonomian juga stabilitas sosial politik. Institute for Development of Economics of Finance/INDEF sebagai lembaga riset independen berkewajiban berkontribusi memetakan penyebab mendasar dari krisis pangan.
Close