Kontroversi Kebijakan Gula Nasional

Diskusi publik tentang pajak impor gula (bea masuk) sebesaar 0 persen ke pasar domestik sungguh kontroversial. Menurunnya harga eceran gula pasir di dalam negeri karena impor bebas terserebut, bukannya disambut dengan gembira, tetapi justru ditentang habis-habisan dan bahkan berkembang menjadi isu nasional yang cukup kontroversial.

Persaingan Hypermarket dan Pasar Tradisional

Perkembangan pasar modern dalam beberapa tahun terakhir ini relatif sangat pesat. Beberapa sumber menyatakan bahwa hal itu bermula dari Keppres No. 96/2000 tentang bidang usaha tertutup dan terbuka bagi penanaman modal asing

Subsidi dalam Perekonomian Indonesia

Subsidi pada hakikatnya merupakan instrumen fiskal yang bertujuan untuk memastikan terlaksanakannya peran negara dalam aktivitas ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara adil dan merata.

Persaingan Usaha Pada Industri Telekomunikasi di Indonesia

Persaingan usaha yang sehat akan menguntungkan bukan hanya konsumen, akan tetapi juga masyarakat secara keseluruhan. Persaingan sehat akan menghasilkan harga yang lebih rendah dan jumlah produksi yang lebih banyak.

Tata Niaga Cengkeh

Dunia percengkehan Indonesia hampir tak pernah sepi dari campur tangan pemerintah. Berawal dari tekad pemerintah untuk mewujudkan swasebada cengkeh dengan mengkampanyekan penanaman pohon cengkeh.

Ekonomi Politik Industri Tepung Terigu

Industri tepung terigu merupakan industri strategis karena memiliki "backward and forward linkeages" yang kuat dengan kegiatan ekonomi lain dan juga melibatkan konsumen di hampir semua lapisan masyarakat.

Proyeksi Ekonomi Indonesia 2014: Akankah Krisis Berlanjut

Pada 2013 perekonomian Indonesia dihadapkan pada ‘quarto deficits’ yang menunjukkan pelemahan sendi-sendi fundamental perekonomian nasional. Sungguh pun pertumbuhan ekonomi masih dapat mencapai 5,82 persen hingga triwulan III 2013.

Efektifitas APBN dan Kesenjangan Ekonomi

Di tengah melambatnya kinerja perekonomian global, pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga Triwulan III-2012 mencatatkan diri sebagai nomor dua di Asia. Cemerlangnya pertumbuhan ekonomi ini juga diikuti oleh kinerja indikator ekonomi lainnya. Namun, gemilangnya kinerja makro ekonomi Indonesia sepanjang 2012 tersebut terasa rapuh, karena tidak segera tertransmisikan pada perbaikan tingkat kesejahteraan masyarakat secara nyata.
Close