Jebolnya keuangan Bank Lippo yang sebulan terakhir ini ramai menghiasi halaman depan hampir semua media masa mengingatkan saya pada suatu artikel ilmiah yang ditulis oleh Akerlof dan Romer (1993) dalam suatu jurnal ekonomi bergengsi yaitu Brookings Papers on Economic Activity halaman 1 sampai 74. Judul tulisan mereka adalah: “Looting: The Economic Underworld of Bankruptcy for Profit”atau kalau dibahasa-Indonesiakan kirakira

“Penjarahan: Kejahatan Ekonomi melalui Pengambilan Keuntungan dengan Membangkrutkan Perusahaan”. Kedua ekonom dari Universitas California Berkeley tersebut menengarai adanya praktik-praktik penjarahan oleh pengurus dan pemilik bank dalam episode krisis perbankan di Chile dan Amerika Serikat.

Menurut mereka pembobolan bank dalam situasi krisis sering dilakukan oleh pemilik bank itu sendiri dengan cara melaporkan kerugian yang diderita bank di satu pihak, tetapi dilain pihak hal tersebut justru menguntungkan pemilik dan pihak-pihak yang terkait.

Apakah kasus Bank Lippo mirip dengan teori Akerlof dan Romer tersebut?

Indef

The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) is an independent and autonomous research and policy studies institution established on August 1995 in Jakarta

Leave a Reply

Close