ENGLISH       BAHASA

Institute for Development of Economics and Finance

  • Sarasehan 100 Ekonom Indonesia

    Sarasehan 100 Ekonom Indonesia

  • Sarasehan 100 Ekonom Indonesia

    Sarasehan 100 Ekonom Indonesia

  • Sarasehan 100 Ekonom Indonesia

    Sarasehan 100 Ekonom Indonesia

  • Sarasehan 100 Ekonom Indonesia

    Sarasehan 100 Ekonom Indonesia

  • Sarasehan 100 Ekonom Indonesia

    Sarasehan 100 Ekonom Indonesia

  • Sarasehan 100 Ekonom Indonesia

    Sarasehan 100 Ekonom Indonesia

Berita Aktual

07 Desember 2016

Jokowi Hadiri Sarasehan 100 Ekonom Indonesia

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Hotel Fairmont Jakarta, Selasa (6/12). Presiden Jokowi yang mengenakan kemeja batik lengan panjang tiba di lokasi acara sekitar pukul 08.50 WIB.

07 Desember 2016

Jokowi Buka Sarasehan 100 Ekonom Indonesia

Presiden Joko Widodo (Jokowi), hari ini membuka Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Hotel Fairmont, Jakarta Selasa (6/12) dengan membahas sejumlah isu penting ekonomi. Ada empat isu yang menjadi topik yakni ketangguhan fiskal, produktivitas dan daya saing, likuiditas perekonomian, serta pertumbuhan yang berkualitas.

18 Nopember 2016

INDEF: Siaga Dana Asing Keluar

“Kondisi ini dipicu Trump effect atau pulangnya dana-dana asing ke Amerika Serikat. Nahas, dana asing yang pulang tersebut sebagian besar berasal dari negara berkembang seperti Indonesia…” JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Dalam tempo 3 hari perdagangan aktif terakhir (11-15 Nov), dana asing yang keluar dari bursa saham mencapai Rp. 5 triliun. Tentu hal tersebut menjadi indikasi resiko di pasar keuangan meningkat.

15 Nopember 2016

Indef: Presiden Sibuk Ngurus Ahok, Persoalan Ekonomi Terabaikan

BERITABUANA.CO, JAKARTA - Pengamat Ekonomi yang juga Direktur Institute For Development of Economics and Finance (Indef), Enny Sri Hartarti mengingatkan Presiden Jokowi untuk tidak terlalu menghabiskan waktu mengurus persoalan politik terlebih jika persoalan itu hanya untuk mengurus soal Ahok.

21 Oktober 2016

Dua Tahun Jokowi-JK, Indef: Ketergantungan Impor Meningkat

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Ahmad Heri Firdaus, menilai, dalam dua tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, ketergantungan terhadap impor semakin tinggi. Menurut dia, meningkatnya impor terutama terjadi pada impor bahan pangan, minyak dan gas, serta barang konsumsi. Pada impor bahan pangan, kata Heri, terdapat berbagai impor bahan pangan yang strategis, salah satunya beras. Heri menyesalkan impor beras sangat tinggi. Sepanjang Januari hingga Desember 2015, impor beras senilai US$ 351,6 juta. Pada 2016, hingga Juli, impor beras telah melebihi impor beras tahun lalu, yakni senilai US$ 447,7 juta.